Prodi Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan Gelar Webinar, Bahas Satelit Nano

Prodi Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan Gelar Webinar, Bahas Satelit Nano

Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan telah menyelenggarakan webinar online pertama di tahun 2022 pada tanggal 10 Maret 2022.

Bertemakan “Desain dan Instrumentasi Satelit Nano”, webinar ini menghadirkan pakar yang merupakan Pembina Divisi Nano Satellite, Laboratorium Komunikasi Satelit dan Radar, Telkom University, Bapak Edwar, S.T., M.T. Kegiatan ini diikuti sekitar 244 orang peserta melalui Zoom meeting dan live Youtube dan dimoderatori oleh Dosen SAP ITERA Nindhita Pratiwi, S.Si., M.Si., dengan kelompok keahlian Sistem Akuisisi dan Data Sains Dirgantara.

Ketua Jurusan Sains ITERA, Prof. Dr. Leo Hari Wiryanto, M.S. dalam pembukaan menyampaikan rasa terima kasih untuk narasumber yang membagikan ilmu kepada mahasiswa dan dosen Program Studi Sains dan Keplanetan.

Dalam materinya Bapak Edwar menerangkan tentang satelit nano yang mulai dikembangkan dari tahun 1992 sebagai alternatif dari satelit besar yang pada umumnya lebih mahal dan membutuhkan waktu pengembangan bertahun-tahun.

Satelit nano yang memiliki berat antara 1 hingga 10 kg, yang karena ukuran instrumen yang ada di dalamnya, biasanya diorbitkan pada LEO (Low Earth Orbit, Orbit Rendah), di bawah 2000 km di atas permukaan bumi, dan dapat dikembangkan dalam waktu 1-2 tahun.

Bapak Edwar menjelaskan tentang langkah-langkah yang dilakukan untuk memulai penelitian mengenai satelit nano setelah menjelaskan tentang perkembangan teknologi satelit nano dunia. Bapak Edwar juga membagikan peluang untuk mendesain instrumen dan satelit nano dari UNOSAT (United Nations Satellite Centre, Pusat Satelit Persatuan Bangsa-Bangsa) yang bisa diikuti oleh mahasiswa dan dosen ITERA, dan menjelaskan tentang status perkembangan instrumen kamera yang dikembangkan oleh Telkom University.

Bapak Edwar menekankan bahwa pengembangan teknologi satelit memerlukan partisipasi jangka panjang dari dosen dan mahasiswa. Setelah penjelasan beliau, sesi tanya jawab berlangsung dengan pertanyaan-pertanyaan yang antusias diberikan oleh peserta, termasuk bagaimana efek satelit nano terhadap pengamatan astronomi, efek gangguan atmosfer pada satelit nano, dan lain-lain.

Webinar diakhiri dengan kata penutup dari Bapak Dr. Moedji Raharto selaku Koordinator Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan yang menyemangati mahasiswa yang berminat di bidang ini karena bagaimanapun juga perkembangan teknologi satelit adalah masa depan kita Bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *